Feeds:
Posts
Comments

Suamiku…
Maafkan aku,
Selama ini aku tak pernah sadar betapa besar rasa cintamu padaku..pada keluarga kecil kita
Saat kau terkapar kelelahan,setelah sibuk bekerja 5 hari dalam seminggu
Saat kau tertidur kecapekan meluangkan 2 hari di akhir minggu untuk menjenguk anak dan istrimu yang berjarak 1 malem perjalanan kereta api

Saat kau masi meluangkan waktumu, untuk sekedar bercanda menemani si kecil di setiap akhir minggu padahal kamu pasti capek dan ingin beristirahat
Saat kau bilang ingin dipijat karena lelah, namun aku malah sibuk dengan urusanku sendiri

Aku kurang sekali bersyukur
Sudah memilikimu, memiliki cinta yang tak pernah berkurang
Aku malah lebih banyak melihat kesalahanmu dibanding semua pengorbanan yang telah kau lakukan untuk kami

Suamiku…
Teriring doa tulusku, kukirimkan surat cinta ini untukmu yang kucintai
Namun terlalu banyak kusakiti

Aku mencintaimu
Sangat…

Alhamdulillah,setelah hampir 2 tahun menjalani masa penggojlokan di BKD..
Akhirnya tanggal 17 December 2010 kemaren aku disumpah dan diangkat menjadi PNS beneran…bahasa kerennya sih The Real PNS..;))

Seneng banget sih,tapi ya mikir juga ke depannya akan ada tugas berat yang ditanggung.
Semoga bisa menjalaninya dengan amanah,amiiin

……………^_^

Hellow all..
Cuma mau memperkenalkan anggota baru dalam keluarga kami
My lil son,namanya Royyan Syauqi Annaba..panggilannya Oy..hihihi
Lahir tanggal 23 Maret 2010
Ini dia foto2nya…

Itu dulu yah…hehe,tar ditambah maning

Semua diblock…

Sebel banget aku hari ini
Semua akses inet diblock…
Ke wordpress, blogspot, yahoo, gmail…
Duuuh….ni juga pake proxy colongan
Kenapa ya?kan kalo kaya gini ga bisa maju para pegawainya…

bad…bad

Koneksi Lemot

Cuma mau bilang ni postingan pake im3
Lemooot abeesss. Hiks, tapi lumayan murah ceeeh
Murah tapi lemoot..Huiks

PNS mmmm….

Aku pengen berbagi sedikit aja tentang pekerjaanku yang baru.
Setelah malang melintang dan berkecimpung di dunia telko dan perusahaan swasta selama kurang lebih 2 tahun. Akhirnya aku banting setir atau bisa dibilang pindah haluan mencoba peruntunganku di PNS. Toh, juga udah bukan rahasia lagi kalo PNS tuh masuknya susah. Selain diperlukan kecerdasan, keberuntunganlah yang sangat berperan. Walaupun kadang uang juga ikut andil, dalam beberapa kasus yang pernah kudengar. Namun aku percaya tanpa uangpun aku masih bisa, bukan apa-apa sih di samping aku emang males cara-cara kaya gitu. Aku juga lagi ga punya uang..:(

Aku juga akhirnya bisa membuktikan semua pemikiranku tersebut. Yah, aku ketrima di lembaga pemerintahan salah satu kabupaten di propinsi DIY.
Hari pertama aku masuk kerja adalah tanggal 1-April-2009. Aku masi bingung kerjaanku ngapain. Aku juga bingung, karena para pegawai harus mengawali kerja dengan melaksanakan apel pagi setiap jam 07.30. Otomatis aku harus sampai kantor setengah jam sebelumnya alias jam 07.00. Padahal tau sendiri, dulu waktu di perusahaan swasta aku selalu bangun siang. Hehehe..Ketahuan deh..:P

Memulai sesuatu yang baru sungguh melelahkan bagiku. Selain masalah bangun pagi, aku juga agak kesulitan dengan cara bergaul di kantorku yang baru ini. Karena mayoritas disini usia para pegawainya udah”sepuh” dan banyak yang asli Jawa banget (masi pake bahasa Jawa alus). Maka sopan santun dan “unggah-ungguh”sangat diutamakan. Agak sulit memang harus berbasa-basi setiap hari. Pernah ada hal yang konyol banget, suatu pagi aku berpapasan dengan seorang ibu. Kebetulan beliau satu instansi denganku, aku ingin menyapa. Tetapi aku bingung karena kehabisan ide, akhirnya keluar kata2 aneh dari mulutku “Bu, habis potong rambut ya?Bagus banget deh, lebih segar.” Dalam hati aku merasa aneh. Wuiiih, sapa ya yang ngomong barusan? Seperti bukan diriku saja, seumur-umur aku kan orangnya susah banget berbasa-basi. Aku cenderung cuek mau melakukan apa dan orang laen juga mau ngapain. Dan parahnya kata-kata semacam itu sering banget aku ucapkan di awal-awal aku masuk kantor ini.

Di kantorku yang baru ini, basa-basi sangat penting. Senyum manis juga sangat berpengaruh. Bagaimanapun suasana hatimu hari itu, kamu dituntut untuk selalu tersenyum dan berbasa-basi. Suatu hal yang mudah sepertinya, namun kalo dipraktekan susahnya setengah mati buatku. Sebulan aku bersikap “aneh” seperti itu membuatku merasa muak dan merasa bukan menjadi diriku sendiri. Akan tetapi lama kelamaan aku mulai merasa nyaman dan enjoy. Dengan permulaanku yang seperti itu, rupanya membuat teman-temanku merasa nyaman denganku. Akupun mulai menjadi diriku sendiri, namun kurasakan tidak banyak yang berubah. Karena ternyata akulah yang berubah, menjadi lebih sopan, lebih ramah, lebih murah senyum, dan lebih mengerti orang lain. Ternyata di balik ketersiksaanku selama sebulan ini, aku menuai buah yang sangat manis.

Aku ingin mengucapkan terimakasih kepada ALLAH telah memberikan aku rahmat seperti ini. Sehingga aku bisa lebih banyak belajar dan memahami orang lain.
Terimakasih Tuhan….
Alhamdulillah…

Iseng bikin ginian based on pengamatan terhadap diri sendiri dan penilaian dari orang lain

1. Aku orangnya males
2. Aku orangnya manja
3. Aku orangnya gampang terpengaruh sama orang lain
4. Aku orangnya paranoid abess
5. Aku orangnya suka diem kalo baru kenal ma orang, tapi cablak kalo sama yang udah kenal
6. Aku orangnya benci banget sama yang namanya sepi..sendiri
7. Aku orangnya susah untuk mengatakan tidak
8. Aku orangnya ga tegaan
9. Aku orangnya sensitif, gampang tersentuh, gampang nangis, gampang marah
10. Aku orangnya ga feminin

Enough dulu yaaa…

Sajak syahdu seorang pecinta…

Senyum menghias lekuk bibirmu yang merekah…merah
Merajam ulu hatiku yang sedang ditusuk duri cintamu
Menusuk jantungku yang berdetak kencang menyerukan namamu…

Wahai gadis dengan senyum manis di bibir yang merekah
Sudikah engkau memagut lukaku dengan bibir merahmu?
Maukah engkau menyisir jalan menuju hatiku yang bersimbah darah cintaku

Angin…
Bawalah derita cinta yang memabukkan ini kepadanya
Kepada seorang gadis nun jauh di sana
Dengan senyum manis di bibir yang merekah…merah

Created by : Na

Setiap manusia mempunyai pandangan tentang hidup…
Seorang anak memandang hidup ini sebagai taman bermain yang menyenangkan. Hidup selalu penuh dengan balon dan juga mainan2 yang menarik.
Seorang remaja menjalani hidup dengan penuh semangat, dengan warna-warni masa remaja tanpa harus memikirkan segala resikonya.
Seorang dewasa berbeda lagi dalam menilai hidup ini, penuh dengan perjuangan mungkin. Tergantung pengalaman masing2 orang dalam kehidupannya.

Santai..apakah selalu nyaman???

Fyuuh…
Sudah lama sekali rasanya sejak aku meninggalkan kota ini, kota tempat aku dilahirkan dan selama lebih dari 17tahun menghabiskan hidupku. Cita-cita telah membawaku menjauh dari kota Jogja. Kota dengan segala aspek dan sisi-sisi yang banyak menjadi inspirasi terutama bagi para seniman.

Menyenangkan rasanya bisa kembali ke kota ini. Keramahan penduduknya, dan kasrian kota membuatku kerasan untuk tinggal di sini lagi. Serta merangkai hidup yang baru yang lebih indah dari sebelumnya. Mungkin…di sinilah takdirku akan dimulai..

Suatu malam, karena ada keperluan aku terpaksa berkendara menuju pusat kota Jogja sendirian. Menyebalkan memang, malam-malam yang dingin dan gelap sepi (duuh jadi kaya lagu deh), mulai lebay. Awalnya sih ga terasa ada sesuatu yang agak aneh dalam perjalananku. Apa coba?…
Iya, selaen karena jalan di kota Jogja sempitnya minta ampun. Motor-motor di Jogja yang terkenal mendominasi jalan juga semakin menambah kesemrawutan kota Jogja. Di samping itu mending kalo para bikers itu tertib dan teratur dalam mengendarai motor mereka. Lhah ini, duuuh aku hanya bisa mengelus dada…eh salah dink, mana bisa nyetir sambil ngelus dada..hehehe.

Yang bener adalah menahan sumpah serapah, dan omelan-omelan dalam hati saja. Banyak sekali kendaraan yang ngawur, bahkan ada yang di tengah kemacetan tersebut berjejer dua-dua. Ada juga yang pada saat jalan sepi tetapi ada pengendara yang berjalan sangat pelan, berjejer pula. Duuuh. Emang jalan milik nenek moyangmu Nak…
Sungguh kondisi yang menyebalkan, dan membuat stress .Sambil ngomel-ngomel kakiku tak henti menginjak rem. Betapa tidak enaknya, berulang kali motorku berdecit menahan rem .

Tak terasa perjalanan malam itu membuatku menyesalkan satu hal yang kurang diperhatikan olah warga Jogja tercinta ini. Hal tersebut adalah kurangnya disiplin masyarakatnya. Dengan semboyan “alon-alon waton kelakon” yang kurasa udah sangat out of date. Itu mah semboyan jadul kang…Semboyan atau jargon tersebut justru malah semakin mengurangi rasa disiplin masyarakat Jogja yang terkenal ramah itu. Semua di sini terasa sangat lambat dan santai. Mungkin bagi warga asli Jogja itu adalah hal yang biasa. Namun bagi para pendatang atau orang yang sudah lama hidup di luar Jogja apalagi di Jakarta yang serba cepat, maka kondisi kota ini sangat tidak nyaman.

Dalam hatiku yang terdalam, aku hanya bisa berharap. Semoga masyarakat kota ini segera menyadari betapa pentingnya arti kedisiplinan yang bisa membuat suasana Jogja semakin nyaman . Sebagaimana slogan “Yogyakarta berhati Nyaman”. Kupikir santai tidak selalu identik dengan nyaman. Karena rasa nyaman itu timbul dalam hati, dan situasi serta lingkungan di sekitar kita itulah yang bisa membuat hati terasa nyaman dan tenteram.

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.