Aku pengen berbagi sedikit aja tentang pekerjaanku yang baru.
Setelah malang melintang dan berkecimpung di dunia telko dan perusahaan swasta selama kurang lebih 2 tahun. Akhirnya aku banting setir atau bisa dibilang pindah haluan mencoba peruntunganku di PNS. Toh, juga udah bukan rahasia lagi kalo PNS tuh masuknya susah. Selain diperlukan kecerdasan, keberuntunganlah yang sangat berperan. Walaupun kadang uang juga ikut andil, dalam beberapa kasus yang pernah kudengar. Namun aku percaya tanpa uangpun aku masih bisa, bukan apa-apa sih di samping aku emang males cara-cara kaya gitu. Aku juga lagi ga punya uang..:(
Aku juga akhirnya bisa membuktikan semua pemikiranku tersebut. Yah, aku ketrima di lembaga pemerintahan salah satu kabupaten di propinsi DIY.
Hari pertama aku masuk kerja adalah tanggal 1-April-2009. Aku masi bingung kerjaanku ngapain. Aku juga bingung, karena para pegawai harus mengawali kerja dengan melaksanakan apel pagi setiap jam 07.30. Otomatis aku harus sampai kantor setengah jam sebelumnya alias jam 07.00. Padahal tau sendiri, dulu waktu di perusahaan swasta aku selalu bangun siang. Hehehe..Ketahuan deh..:P
Memulai sesuatu yang baru sungguh melelahkan bagiku. Selain masalah bangun pagi, aku juga agak kesulitan dengan cara bergaul di kantorku yang baru ini. Karena mayoritas disini usia para pegawainya udah”sepuh” dan banyak yang asli Jawa banget (masi pake bahasa Jawa alus). Maka sopan santun dan “unggah-ungguh”sangat diutamakan. Agak sulit memang harus berbasa-basi setiap hari. Pernah ada hal yang konyol banget, suatu pagi aku berpapasan dengan seorang ibu. Kebetulan beliau satu instansi denganku, aku ingin menyapa. Tetapi aku bingung karena kehabisan ide, akhirnya keluar kata2 aneh dari mulutku “Bu, habis potong rambut ya?Bagus banget deh, lebih segar.” Dalam hati aku merasa aneh. Wuiiih, sapa ya yang ngomong barusan? Seperti bukan diriku saja, seumur-umur aku kan orangnya susah banget berbasa-basi. Aku cenderung cuek mau melakukan apa dan orang laen juga mau ngapain. Dan parahnya kata-kata semacam itu sering banget aku ucapkan di awal-awal aku masuk kantor ini.
Di kantorku yang baru ini, basa-basi sangat penting. Senyum manis juga sangat berpengaruh. Bagaimanapun suasana hatimu hari itu, kamu dituntut untuk selalu tersenyum dan berbasa-basi. Suatu hal yang mudah sepertinya, namun kalo dipraktekan susahnya setengah mati buatku. Sebulan aku bersikap “aneh” seperti itu membuatku merasa muak dan merasa bukan menjadi diriku sendiri. Akan tetapi lama kelamaan aku mulai merasa nyaman dan enjoy. Dengan permulaanku yang seperti itu, rupanya membuat teman-temanku merasa nyaman denganku. Akupun mulai menjadi diriku sendiri, namun kurasakan tidak banyak yang berubah. Karena ternyata akulah yang berubah, menjadi lebih sopan, lebih ramah, lebih murah senyum, dan lebih mengerti orang lain. Ternyata di balik ketersiksaanku selama sebulan ini, aku menuai buah yang sangat manis.
Aku ingin mengucapkan terimakasih kepada ALLAH telah memberikan aku rahmat seperti ini. Sehingga aku bisa lebih banyak belajar dan memahami orang lain.
Terimakasih Tuhan….
Alhamdulillah…